tak pernah kau hargai aku
kau berbuat semaumu
tak pernah kau hiraukan aku
padahal aku yang tulus setia menemanimu
kau ku angkat dari lembah dusta
kujadikan kau permata
namun kecewa yang kudapatkan
ikhlasku kau balas dengan derai air mata
sakit memang sakit bagaikan tertusuk duri
pengorbanan ku selama ini tak pernah kau hargai
coba kau ingat ingat kembali
siapa yang ada saat kau terluka
hanya aku yang slalu setia dan bukanlah dia
mungkin bila nanti aku mati
kau baru bisa menyadari
betapa berarti diriku
di dalam hidupmu
coba kau ingat ingat kembali
siapa yang ada saat kau terluka
hanya aku yang slalu setia dan bukanlah dia
mungkin bila nanti aku mati
kau baru bisa menyadari
betapa berarti diriku
di dalam hidupmu
tak pernah kau hargai aku
kau berbuat semaumu
tak pernah kau hiraukan aku
padahal aku yang tulus setia menemanimu
padahal aku yang tulus setia menemanimu